Ada-ada saja oknum-oknum penebar
kebencian menjelang Pilkada DKI putaran kedua ini yang rencanannya akan diikuti
oleh pasangan Ahok- Jarot dan pasangat Anies-Sandi.
Sebelumnya juga telah beredar sepanduk-sepanduk
yang berisi tentang himbauan kepada pendukung Ahok yang nantinya tidak boleh di
sholatkan di masjid.
Belum jelas secara pasti siapa yang
memasang sepanduk yang mempunyai pesan permusuhan dan penebar kebencian
tersebut, yang pastinya spanduk tersebut telah membuat resah masyarakat.
Kini sudah hadir kembali sepanduk
yang tidak kalah menghebohkan yaitu yang berisi tentang makam yang tidak boleh
menjadi pemakaman untuk pendukung dan pembela penista.
Ahok sendiri saat dimintai
keterangan dari sumber Suara.com, menjelaskan dirinya tidak ada masalah dengan
hal tersebut, ketika dirinya menjadi bupati Belitung Timur-pun banyak yang
melakukan hal tersebut.
Menurutnya ini adalah masalah yang
menjadi kewenangan Banwaslu, sehingga dirinya tidak ada masalah dengan
sepanduk-sepanduk yang beredar tersebut, karena Ahok sendiri sudah terbiasa
dengan hal seperti itu.
Sepanduk itu sendiri sudah di copot
oleh ketua Rt 07 rw 05, Pulo Kalibata, Jakarta Selatan yaitu Zukifli, karena
banyak orang yang meminta untuk mencopot sepanduk tersebut.
Selain itu pemasangan sepanduk
tersebut tidak mempunyai ijin kepadannya, sehingga ketua Rt/Rw Pulo Kalibata,
Jakarta selatan, mempunyai hak untuk mencabutnya.
Dan menurut Zukifli sendiri bahwa
makam yang dimaksud di sepanduk tersebut bukanlah makam umum, karena Syukry
orang yang memasang sepanduk tersebut bukanlah anggota TPU.
Tanah yang menjadi pemakaman yang
ada di sepanduk tersebut adalah tanah wakaf yang hingga akhirnya dijadikan
makam.
Begitulah keterangan dari pada
Zukifli selaku ketua Rt/Rw 07/05, Pulo Kalibata, Jakarta selatan.
Menjelang Pilkada DKI Jakart putaran
kedua ini memang banyak sekali oknum-oknum yang selalu menebar kebencian, untuk
itu bagi masyarakat Jakarta untuk lebih berhati-hati dengan segala bentuk
provokasi.
Jangan mau diperpecah belah oleh
orang-orang yang mempunyai kepentingan dalam dunia politik.

Belum ada tanggapan untuk "Sepanduk Menghebohkan Yang Berisi Tentang Larangan Pemakamana Dan Penyolatan Terhadap Pendukung Dan Pembela Penista Agama."
Post a Comment