Masyarakat DKI Jakarta digegerkan
dengan hadirnya sepanduk-sepanduk yang berisi tentang unsur sara. Yaitu penebar
kebencian atara suku, agama, ras, dan antar golongan masyarakat Indonesia itu
sendiri.
Spanduk-spanduk tersebut sudah
diamankan oleh satpol PP guna menciptakan situasi lingkungan kota yang aman dan
nyaman sebelum hingga akhinya diadakan pilkada DKI putaran kedua.
Menurut kepala Satpol PP DKI Jakarta
Juban, acara penertiban tersebut sudah dilakukan pada minggu(5/3/17), guna
lebih memberikan kenyamanan lagi menjelang pilkada putaran dua.
Sepanduk-sepanduk yang diamankan
oleh Satpol PP sendiri rata-rata berisi tentang ungkapan penebar kebencian
terhadap sesama, yang dapat menimbulkan perpecahan bila memang diterima oleh
masyarakat yang masih awan dan tidak bisa memilah dan memilih informasi yang
benar.
Sehingga bagi orang yang bisa
menilai bahwa sepanduk tersebut adalah sepanduk yang sangat menggangu karena
memberikan pernyataan tentang kebencian terhadap sesama masyarakat Indonesia,
sepanduk tersebut tentulah dianggap sepanduk yang kurang baik untuk ditempel
terlebih di pinggiran jalan, dan di tempat-tempat lain di kota Jakarta.
Memang sepanduk penebar kebencian
dengan tujuan menciptakan kebencian antara suku, agama, ras, dan atntar
golongan ini begitu marak menjelang pilkada DKI ini.
Untuk itu selain dari pemerintah
yang berusaha mati-matian memberantas spanduk penebar kebencian tersebut, kita
sebagai masyarakat juga harus ikut andil dalam perjuangan pemerintah dalam
menjaga Kesatuan Negara Rebuplik Indonesia.
Sehingga Indonesia menjadi bangsa
yang kuat dan tidak terpecah-pecah dan tetap majemuk sebagaimana yang dikenal
oleh bangsa lain.
Dan kabar tentang perpecahan yang
terakhir sangat ramai dan begitu menjadi sorotan adalah kabar perpecahan yang
terjadi di DKI.
Untuk itu dengan adanya penertiban
sepanduk berisi tentang penebaran kebencian ini diharapkan tidak ada masalah
perpecahan lagi di DKI Jakarta.
Karena selamanya perpecahan tidak
akan dan tidak pernah membuat kita kuat, perpecahan hanya akan membuat kita
lemah dan tidak berdaya.
Seperti halnya yang disampaikan oleh
Bung Karno yang mengatakan bahwa negara akan kuat bila negara memegang teguh
persatuan. Dan begitu juga dengan Mohamad Hatta yang juga mengatakan bangsa ini
akan menjadi kuat bila kolektivitas menjadi prioritas.
Untuk itu mari kita semua berbenah
diri untuk mengatasi masalah yang ada di bangsa ini dengan melihat kembali
sejarah dan belajar dari tokoh-tokoh pendiri bangsa ini.

Belum ada tanggapan untuk "Satpol PP Tertibkan Sepanduk Mengandung Usur Sara"
Post a Comment