Polisi Berhasil Menangkap Pelajar Yang Membawa Sajam Pada Saat Tawuran DI Mekar Sari


Miris sekali bila kita melihat dan mendengar kabar terkini tentang prilaku yang ditunjukan oleh para pelajar-pelajar kita di Jakarta Barat.

Pelajar yang serharusnya membawa buku, dan belajar dengan baik di sekolah guna memajukan negeri, kini malah mempermalukan negeri dengan  tindakan dan juga perbuatan yang jauh dari pada tindakan yang dimiliki oleh seorang pelajar.

(6/3/17), terjadi tawuran antar sekolah kejuruan yang berada di daerah Mekarsari, Jakarta Barat.

Dalam kerumunan para pelajar yang sedang saling lempar batu tersebut polisi telah menangkap seorang pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam (Sajam).

Dari keterangan kepolisian pelajar yang membawa senjata tajam tersebut adalah AA (17), dan juga PP(17).

Kedua pelajar yang terlibat dalam tawuran antara sekolah kejuruan tersebut berhasil diamankan dan barang bukti berupa sajam sendiri telah diminta oleh pihak kepolisian.

Tawuran antara pelajar sekolah kejuruan sendiri berlangsung sangat menegangkan dan sangat menggemparkan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Beruntung polisi dan masyarakat bisa dengan sangat sigap dan cepat mederai masa dari pada tawuran antar sekolah kejuruan tersebut.

Awalnya pihak kepolisian dan masyarakat juga kewalahan dalam menderai masa tawuran antar sekolah kejuruan, karena tembakan gas air mata yang ditembakan sebagai peringatan oleh polisi tidak dihiraukan.

Para pelajar sekolah kejuruan tersebut justru malah semakin asyik saling baku lempar batu satu sama lain.

Tetapi polisi tidak kehabisan daya dan upaya, polisi menembakan gas air mata ke kerumunan para pelajar tersebut dan mengakibatkan para pelajar berlarian dan ada juga yang bersembunyi.

Beruntung dalam kejadian tawuran kali ini tidak ada korban jiwa, hanya saja dua orang pelajar yang membawa sajam dalam tawuran tersebut berhasil diamankan oleh polisi. 

Moral para pelajar kita nampaknya harus diperbaiki dengan nilai-nilai pancasila yang merupakan pedoman dan juga landasan bangsa Indonesia.

 Karena sikap dan prilaku yang ditunjukan oleh para pelajar sekolah kejuruan tersebut sama sekali tidak memperlihatkan moral bangsa Indonesia yang sebenarnnya.

Moral bangsa Indonesia yang sejati adalah mempunyai prilaku yang santun, ramah, dan juga menjunjung tinggi persaudaraan dan juga gotong royong.

Bukan malah sebaliknya menjunjung tinggi permusuhan dan tawuran seperti yang diperlihatkan oleh para pelajar-pelajar sekolah kejuruan yang ada di Mekarsari Jakarta Barat.

Mudah-mudahan kita semua bisa mendapatkan hikmahnya, bahwa apa yang dilakukan oleh para pelajar di Mekarsari, Jakarta Barat tidak perlu ditiru, dan harus dijauhi.


 Karena tawuran dan permusuhan bukanlah jatidiri, serta identitas dari pada bangsa kita.  

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Polisi Berhasil Menangkap Pelajar Yang Membawa Sajam Pada Saat Tawuran DI Mekar Sari"

Post a Comment