Berita tentang kedatangan raja Salaman memanglah telah menggegerkan
siapa saja, khusunya masyarakat negara Indonesia pada umumnya.
Tetapi dibalik kesibukan dari pada penyambutan raja Salman kita
akan bahas terlebih dahulu tentang penyambutan yang di adakan oleh presiden
Soeharto dahulu, ketika raja Arab masih raja Faisal.
Dan kemudian kita juga akan melihat penyambutan raja Arab yang saat
ini telah dilakukan oleh pemerintah kita, dari situ kita bisa menyimpulkan
sendiri.
Dahulu ketika kedatangan raja Arab pada tahun 10 Juni 1970, yaitu
pada era pemerintahan presiden Soeharto, raja Arab yaitu raja Faisal bin Abdul
Aziz Al-Saud, disambut oleh presiden Soeharto yang didampingi oleh Adam malik
yang merupakan mentri luar negeri, dan ketua MPR/DPR, serta gubernur DKI Ali
Sadikin.
Sedangkan menurut sebuah buku yang berjudul,” Jejak Langkah Pak Harto 28 Maret 1968-23 Maret 1973”, tidak ada
penyambutan yang begitu istimewa sebagaiman layaknya sekarang.
Usai penyambutan raja Arab tersebut di bandara kemudian Raja di
bawa ke istana kepresidenan untuk membicarakan terkait dengan kenegaraaan.
Berbeda dengan dahulu maka berbeda dengan halnya sekarang, pemerintah
dalam menyambut raja Arab Saudi yaitu raja Salman begitu mewah, dan sangat hangat.
Kedatangan raja Salman pada (1/3/17), sendiri disambut oleh
presiden, menteri luar negeri, menteri parwisata, menteri agama, gubernur DkI,
dan pejabat lain.
Usai penyambutan di bandara Halim Perdana Kusuma, rombongan
presiden dan raja serta delegasinya kemudian langsung pergi ke istana
kepresidenan di Bogor Jawa barat.
Dalam penyambutannya sendiri wilayah Bogor telah menyiapkan 50
pelajar untuk menyambut kedatangan raja Arab, selain itu TNI dan Kapolri
menyiapkan pasukan sebesar 18.161 untuk pengamanan.
Belum lagi Masjid Istiqlal juga akan di buat toilet dan lif khusus
untuk raja Salman ketika nanti pada hari Jum’at, raja Salman sholat Jum’at.
Menarik memang bila kita lihat penyambutan terhadap raja Arab
tersebut, yang tentunya Indonesia juga tentulah harus bisa menjadi negara yang
ramah kepada warga negara lain khusunya pemimpin negara lain, dan adapun
perbedaan penyambutan ini tentulah adalah kemajuan bangsa Indonesia yang tidak
pernah kita sadari.

Belum ada tanggapan untuk "Perbedaan Penyambutan Kedatangan Raja Arab Dahulu Dan Sekarang."
Post a Comment