Kejadian kebakaran di lapas di jalan Patimura kota Jambi yang
disebabakan oleh unjuk krasa yang awalnya damai berubah menjadi aksi unjuk kerasa
yang ricuh.
Dari kericuhan tersebut telah membuat kebakaran tempat lapas, diantara
tempat yang terkena kebarakan akibat kerusuhan para pengunjuk krasa lapas
adalah kantin dan aula.
Menurut kapolda Jambi Brigadir Jendral Yazid Fanani, penyebab dari
pada adanya unjuk kerasa yang mengakibatkan kericuhan tersebut adalah karena
kelebihan jumlah penghuni lapas.
Hal tersebut diketahui setelah dilakukan negoisasinya dengan pihak
perwakilan dari nara pidana, menurutnya jumlah penghuni lapas yang ada di lapas
Jambi tersebut mencapai 1.754, sedangkan lapas tersebut adalah lapas yang hanya
bisa menampung penghuni lapas ideal yaitu 300 nara pidana.
Dengan demikian unjuk krasa yang terjadi pada malam hari tersebut
bukan hanya semata-mata karena ingin menolak kebijakan razia narkotika namun
karena ingin menyampaikan aspirasi tentang berlebihnya jumlah penghuni lapas.
Selain itu jumlah air yang terbatas di dalam lapas juga
mengakibatkan kesulitan bagi sebagian nara pidana untuk mendapatkan air, karena
jumlah air tidak mencukupi untuk penghuni lapas yang telah berlebih.
Namun, (2/3/17), kericuhan tersebut sudah hilang dan lapas sudah
kembali kondusif, sedangkan kebakaran juga sudah berhasil dipadamkan.
Dan kini sudah diketemukan penyebab adanya unjuk krasa yang terjadi
di lapas Jambi tersebut.

Belum ada tanggapan untuk "Penyebab Terjadinya Unjuk Krasa Lapas Jambi Menurut kapolda Jambi"
Post a Comment