Keterangan Ustad Ahmad Syafi’i Selaku Orang Yang Menolak Untuk Menyolatkan Nenek Hindun Di Mushala


Kabar tentang jenazah yang telah diterlantarkan oleh masyarkaat Stiabudi Jakarta selatan ini memang telah menggegerkan media.

Karena memang ada yang beranggapan bahwa ditolaknya jenazah nenek Hindun dikarenakan perbedaan paham politik antara nenek Hindun dan juga masyarakat sekitar.

Tetapi ustad Ahmad Syafi’i mengungkapkan bahwa dirinya memang telah menolak jenazah nenek Hindun untuk disolatkan di mushola.

Tetapi dengan alasan bahwa tidak ada orang di mushola, dan juga tidak ada orang yang mengangkat jenazah ke mushola.

Selain itu alasan tentang pihak penggali kubur yang menyuruh pemakaman nenek Hindun dengan cepat juga menjadi jawaban yang telah dikemukakan oleh pengurus maushola tersebut.

Menurutnya karena tidak adanya orang dimushola hingga akhinya dia memutuskan untuk menyolatkan jenazah nenek Hindun di rumah.

Karena memang bila jenazah nenek Hindun dipaksakan hendak di sholatkan di mushalah tentu akan sangat merepotkan karena tidak ada orang yang mengangkat.

Selain itu para penggali kubur juga telah berulang kali menghubungi ustad Ahmad Syafi’i, untuk segera membawa jenazah ke makam, karena untuk mempersingkat waktu.

Sehingga tidak ada pilihan lain selain dari pada harus menyolatkan nenek Hindun di rumahnya.

Rumor yang beredar tentang terlantarnya jenazah nenek karena adanya diskriminasi akibat perbedaan paham politik tersebut juga telah menyedot perhatian ketua MPR RI Zukifli Hasan, dan juga Ahok.

Ahok sendiri telah mendatangi rumah kediaman nenek Hindun dan telah mengobrol banyak hal dengan anak-anak nenek Hindun.

Dan kini dia telah mendapatkan cerita dan keterangan tentang berita jenazah nenek Hindun yang ditelantarkan. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Keterangan Ustad Ahmad Syafi’i Selaku Orang Yang Menolak Untuk Menyolatkan Nenek Hindun Di Mushala"

Post a Comment