Kejadian menghembohkan masyarakat
Garut Jawa Barat dengan datangya berita tentang seorang pria yang menyebut
dirinya sebagai Jenderal Negara Islam Indonesia (NII).
Seorang pria yang berinissial
WS(50), pada tanggal (17/03/17), mengirim sebuah surat tertulis kepada kepala
desa Tegal Gede Kecamatan Pakenjeng, kab. Garut, provinsi jawa Barat.
Dalam surat tersebut pria yang
berinisial WS mengatakan dan mengajak semua umat Islam yang ada di Indonesia
maupun dunia untuk merubah arah kiblat ke Timur.
Pria tersebut langsung dipriksa oleh
penyidik setelah ada laporan bahwa dirinya dianggap sebagai orang yang telah
menistakan agama.
Selain itu dari surat tersebut
menyebutkan bahwa Jenderal pangkat enam Sesan Komara Bakar sebagai Rosullulah
Al-masih.
Surat dari pria tersebut langsung
mendapatkan respon yang begitu besar dari masyarakat. Karena memang ungkapan
yang terkandung di dalam surat tersebut begitu menyebrang dengan ajaran Islam
yang kita pahami saat ini.
NII sendiri merupakan organisi Islam yang
sudah dibentuk sejak 1942, meski usianya sudah begitu tua tetapi NII sendiri
merupakan organisasi yang diilegalkan oleh pemerintah.
NII sendiri di dirikan oleh politisi
muslim yang mempunyai ideologi atau halauan radikal, yaitu Sekarmadji Mardjan Kartoswiryo.
Sejak terbentuknya organisasi NII,
para anggotanya menginginkan agar Indonesia menjadi negara Islam.
Dan NII sendiri menolak adanya hukum
diluar Al-quran dan Hadis shahih, dan menyebut hukum tersebut sebagai hukumnya
orang kafir.
Sebab itulah sampai dengan saat
inipun organisasi ini belum dilegalkan oleh pemerintah. Meski demikian
pengikutnya masih bertahan hingga saat ini.

Belum ada tanggapan untuk "Heboh Seorang Pria Menyuruh Perangkat Desa Untuk Merubah Arah Kiblat Sholat Ke Arah Timur"
Post a Comment