Banyak
dari masyarakat Indonesia memang telah banyak melupakan tokoh pahlawan Tan
Malaka, karena nama ini memang sudah lama hilang, terlebih setelah orde baru.
Tokoh
pahlawan ini sendiri ketika masih hidup dikenal sebagai seorang tokoh yang
mempunyai pengetahuan yang luas, mempunyai banyak wawasan dan pengalaman, serta
dikenal sebagai tokoh yang menguasai banyak bahasa.
Salah
satu karya yang paling terkenal dan merupakan karya andalan yang pernah
diterbitkan oleh Tan Malaka adalah Madilog.
Buku
ini berisi tentang ajaran dan ajakan Tan Malaka untuk berfikir secara rasional
menggunakan akal logika.
Tan
Malaka dikenal sebagai seorang pejuang kemerdekaan Indonesia yang berjuang di
bawah tanah, karena itulah nama Tan Malaka lebih mudah hilang dibandingkan
dengan Ir. Soekarno, Drs. Muhamad Hatta, ataupun Sultan Syahrir.
Tokoh
ini sendiri merupakan tokoh pahlawan yang mati ditembak, dan kemudian jasadnya
dibuang.
Makam
dari pada tokoh pejuang Indoesia sendiri ada di Jawa Timur, tepatnya di desa
Selopanggung, Kediri.
Menurut
sebuah sumber Viva.co.id, pada tanggal (21/2/17), diadakan acara pemindahan
jasad secara simbolis kebagai sebuah tindakan dan jalan tengah untuk
memindahkan jasad Tan Malaka ke Sumatra Barat, setelah ditentang oleh
pemerintah Kediri.
Pemindahan
jasad Tan Malaka sendiri merupakan keinginan dari pihak keluarga, namun niat
dari pihak keluarga Tan Malaka ini ditolak oleh pemerintah Kediri.
Dan hingga
akhirnya sebagai jalan tengah untuk memindahkan jasad Tan Malaka adalah dengan
cara mengambil tanah makam tokoh Tan Malaka (Simbolis).
Kotak
yang terbungkus sebuah bendera merah putih yang di bawa oleh pria yang
mempunyai lambang garuda di dada adalah merupakan tanah yang nantinya akan
dikirim menuju Sumatra Barat yang merupakan tempat lahir Tan Malaka.
Tan
Malaka adalah tokoh yang besar dan mempunyai pengaruh yang besar bagi
kemerdekaan Indonesia, namun tidak banyak yang tahu karena namanya telah
hilang.
Mungkin
di sini peran pendidikan dan pemerintah untuk mengenalkan tokoh-tokoh pahlawan
kita, yang telah gagah berani memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Sehingga
nama tokoh besar Tan Malaka tidak hilang dengan begitu saja dan begitu mudahnya.

Belum ada tanggapan untuk "Acara Pemindahan Jasad Tan Malaka Secara Simbolis"
Post a Comment